Suasana khidmat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kubu Raya mendapat perhatian serius dari aparat keamanan. Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya pemantauan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) melalui video conference atau Zoom Meeting berskala nasional, Jumat (20/3/2026) malam.
Bertempat di Pos Lantas Simpang Kapur, Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, kegiatan ini dimulai tepat pukul 20.00 WIB. Agenda utama ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., beserta jajaran PJU Mabes Polri dan Forkopimda.
Sinergi Lintas Sektoral di Pos Simpang Kapur
Pantauan di lokasi, AKBP Kadek Ary Mahardika tidak sendirian. Ia didampingi Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, S.I.P., M.M., serta perwakilan Satpol PP Kabupaten Kubu Raya, Guntoro, S.E., dan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kubu Raya.
Kehadiran para pemangku kepentingan di titik strategis Simpang Kapur ini menegaskan kesiapan Polres Kubu Raya dalam mengawal malam kemenangan umat Muslim agar tetap kondusif, aman, dan tertib.
Arahan Strategis Kapolri dan Mitigasi Cuaca
Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menekankan pentingnya manajemen informasi di media sosial agar tidak terjadi disinformasi terkait arus lalu lintas. Kapolri juga menginstruksikan pengamanan optimal pada malam takbiran serta antisipasi kemacetan pasca-Shalat Id dan saat tradisi halal bihalal.
“Kualitas pelayanan kepada masyarakat tahun ini harus lebih optimal dibanding tahun sebelumnya,” tegas Kapolri dalam forum tersebut.
Tak hanya soal keamanan, aspek cuaca juga menjadi sorotan. Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, mengingatkan adanya potensi hujan intensitas tinggi dan aktivitas siklon tropis di beberapa wilayah Indonesia pada Maret 2026 ini. Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 26 Maret 2026, sehingga masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Isu Lokal: Antisipasi Panic Buying BBM di Kalimantan Barat
Usai mengikuti arahan pusat, kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting internal Polda Kalbar yang dipimpin Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Kalbar Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H.
Isu krusial yang dibahas adalah fenomena panic buying BBM yang sempat muncul di beberapa titik seperti Pontianak dan Singkawang. Gubernur Kalbar menegaskan bahwa stok BBM sebenarnya aman, namun kepanikan masyarakat memicu antrean panjang. Hal ini diperkuat oleh penjelasan pihak Pertamina Patra Niaga yang menjamin distribusi dari depot ke SPBU tetap normal.
Kapolda Kalbar menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas oknum yang melakukan penimbunan BBM. “Jangan ada praktik buffer stock yang tidak transparan di SPBU. Pastikan distribusi energi sampai ke masyarakat tanpa distorsi,” tegas Kapolda.
Pernyataan Resmi Polres Kubu Raya
Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menyampaikan pesan positif terkait kesiapan personel di lapangan.
“Bapak Kapolres memastikan bahwa seluruh personel Polres Kubu Raya hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman. Kami tidak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas di titik-titik rawan, tetapi juga memastikan stabilitas Kamtibmas secara menyeluruh, termasuk pengawasan distribusi BBM agar tidak ada masyarakat yang merasa khawatir secara berlebihan atau melakukan panic buying.”
“Kami mengajak seluruh warga Kubu Raya untuk merayakan Idul Fitri 1447 H dengan semangat kebersamaan dan tetap menjaga ketertiban. Situasi hingga malam ini terpantau sangat kondusif, dan kami akan terus berjaga demi kenyamanan ibadah dan perayaan masyarakat,” ujar Aiptu Ade menutup keterangannya.
